Banjir Bandang Terjang Dekat Mekkah: Dampak Hujan Deras Berhari-hari
Mekkah, Arab Saudi — Hujan deras yang mengguyur wilayah Mekkah dan sekitarnya selama beberapa hari terakhir akhirnya memicu banjir bandang yang menghantam sejumlah area permukiman dan jalur utama. Arus deras air bercampur lumpur dilaporkan menyapu kendaraan, memutus akses jalan, dan memaksa otoritas setempat mengeluarkan peringatan darurat. Hujan Ekstrem, Drainase Tak Mampu Menahan Debit Air Berdasarkan laporan dari lapangan, curah hujan tinggi yang turun tanpa jeda sejak beberapa hari lalu membuat sistem drainase kota kewalahan. Sejumlah wadi (lembah alami tempat aliran air) meluap dengan cepat, menghasilkan arus banjir bandang yang datang tiba-tiba. Seorang warga yang bermukim di pinggiran Kota Mekkah menyebutkan bahwa air naik hanya dalam hitungan menit. “Awalnya hanya hujan deras seperti biasa, tapi kemudian air datang seperti sungai besar. Banyak mobil terseret,” ujar Ahmad, salah satu saksi mata. Mobil Tersapu Arus & Bus Terjebak Video yang beredar menunjukkan mobil-mobil yang terendam hingga setengah bodi, bahkan beberapa terlihat terseret arus. Sebuah bus dilaporkan sempat terjebak banjir namun berhasil dievakuasi setelah tim penyelamat datang. Petugas Pertahanan Sipil Arab Saudi (Saudi Civil Defense) telah mengerahkan peralatan berat dan tim penyelam untuk membantu warga yang terisolasi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan signifikan. Pemerintah Keluarkan Peringatan Darurat Pusat Meteorologi Nasional (NCM) telah mengeluarkan peringatan level tinggi, mengimbau warga untuk: Menghindari lembah serta jalur air, Tidak berkendara melewati genangan banjir, Tetap berada di dalam rumah selama hujan berlangsung, Memantau informasi resmi dari otoritas setempat. Otoritas juga menyatakan hujan diperkirakan masih akan terus turun dalam beberapa hari ke depan, meningkatkan risiko banjir susulan. Wilayah Rawan Mengalami Kejadian Serupa Secara geografis, Mekkah berada di wilayah lembah yang dikelilingi pegunungan. Ketika hujan lebat turun dalam waktu singkat, air mengalir cepat menuju pusat kota, menyebabkan banjir mendadak. Kejadian serupa telah tercatat beberapa kali dalam sejarah, termasuk beberapa banjir besar yang pernah menggenangi area sekitar Masjidil Haram. Pengamat cuaca menilai fenomena ini bisa terkait dengan meningkatnya pola cuaca ekstrem di wilayah Jazirah Arab dalam beberapa tahun terakhir. Evakuasi & Upaya Pemulihan Sedang Berjalan Hingga saat ini, tim lapangan tengah membersihkan puing-puing dan memastikan jalur utama dapat digunakan kembali. Sejumlah sekolah dan fasilitas umum dilaporkan ditutup sementara. Warga yang berada di area rawan diminta tetap waspada karena potensi aliran banjir masih dapat terjadi sewaktu-waktu.


