Ahmad Afandi November 18, 2025 No Comments

Banjir Bandang Terjang Dekat Mekkah: Dampak Hujan Deras Berhari-hari

Mekkah, Arab Saudi — Hujan deras yang mengguyur wilayah Mekkah dan sekitarnya selama beberapa hari terakhir akhirnya memicu banjir bandang yang menghantam sejumlah area permukiman dan jalur utama. Arus deras air bercampur lumpur dilaporkan menyapu kendaraan, memutus akses jalan, dan memaksa otoritas setempat mengeluarkan peringatan darurat. Hujan Ekstrem, Drainase Tak Mampu Menahan Debit Air Berdasarkan laporan dari lapangan, curah hujan tinggi yang turun tanpa jeda sejak beberapa hari lalu membuat sistem drainase kota kewalahan. Sejumlah wadi (lembah alami tempat aliran air) meluap dengan cepat, menghasilkan arus banjir bandang yang datang tiba-tiba. Seorang warga yang bermukim di pinggiran Kota Mekkah menyebutkan bahwa air naik hanya dalam hitungan menit. “Awalnya hanya hujan deras seperti biasa, tapi kemudian air datang seperti sungai besar. Banyak mobil terseret,” ujar Ahmad, salah satu saksi mata. Mobil Tersapu Arus & Bus Terjebak Video yang beredar menunjukkan mobil-mobil yang terendam hingga setengah bodi, bahkan beberapa terlihat terseret arus. Sebuah bus dilaporkan sempat terjebak banjir namun berhasil dievakuasi setelah tim penyelamat datang. Petugas Pertahanan Sipil Arab Saudi (Saudi Civil Defense) telah mengerahkan peralatan berat dan tim penyelam untuk membantu warga yang terisolasi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan signifikan. Pemerintah Keluarkan Peringatan Darurat Pusat Meteorologi Nasional (NCM) telah mengeluarkan peringatan level tinggi, mengimbau warga untuk: Menghindari lembah serta jalur air, Tidak berkendara melewati genangan banjir, Tetap berada di dalam rumah selama hujan berlangsung, Memantau informasi resmi dari otoritas setempat. Otoritas juga menyatakan hujan diperkirakan masih akan terus turun dalam beberapa hari ke depan, meningkatkan risiko banjir susulan. Wilayah Rawan Mengalami Kejadian Serupa Secara geografis, Mekkah berada di wilayah lembah yang dikelilingi pegunungan. Ketika hujan lebat turun dalam waktu singkat, air mengalir cepat menuju pusat kota, menyebabkan banjir mendadak. Kejadian serupa telah tercatat beberapa kali dalam sejarah, termasuk beberapa banjir besar yang pernah menggenangi area sekitar Masjidil Haram. Pengamat cuaca menilai fenomena ini bisa terkait dengan meningkatnya pola cuaca ekstrem di wilayah Jazirah Arab dalam beberapa tahun terakhir. Evakuasi & Upaya Pemulihan Sedang Berjalan Hingga saat ini, tim lapangan tengah membersihkan puing-puing dan memastikan jalur utama dapat digunakan kembali. Sejumlah sekolah dan fasilitas umum dilaporkan ditutup sementara. Warga yang berada di area rawan diminta tetap waspada karena potensi aliran banjir masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Ahmad Afandi November 15, 2025 No Comments

33 Calon Jamaah Haji Tana Toraja Batal Berangkat Tahun 2026

Sebanyak 33 jamaah haji asal Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, dipastikan tertunda keberangkatannya pada musim haji tahun 2026, menyusul penerapan regulasi baru Kementerian Agama (Kemenag) terkait sistem pembagian kuota haji berbasis provinsi. Hal ini diungkap Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Tana Toraja, Ruslin M Said, saat ditemui di kantornya, Rabu (12/11/2025). Menurut Ruslin, perubahan sistem pembagian kuota tersebut membuat daftar tunggu (waiting list) seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Selatan disatukan dan diurut berdasarkan nomor porsi terkecil atau yang lebih dulu mendaftar haji.   “Kuota tahun 2026 akan didominasi oleh kabupaten/kota dengan porsi kecil, yakni pendaftar tahun 2010 dan 2011. Sementara untuk Tana Toraja, pendaftarnya baru masuk pada akhir 2014 hingga awal 2015. Secara otomatis, Tana Toraja tidak mendapatkan kuota tahun 2026,” jelas Ruslin. Ia menambahkan, berdasarkan pembagian kuota tersebut, enam kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang tidak memperoleh jatah haji tahun 2026 adalah Tana Toraja, Luwu Utara, Enrekang, Palopo, Luwu, dan Selayar. Selain itu, hingga kini masih terdapat jamaah lunas tunda tahun 2025 yang belum mendapatkan kuota keberangkatan. Nasib mereka masih menunggu keputusan pemerintah pusat, apakah akan tetap diberangkatkan tahun 2026 atau kembali ditunda. “Kami masih menunggu hasil pembahasan di pusat terkait jamaah cadangan lunas tunda tahun 2025. Ada kemungkinan mereka bisa diakomodasi tahun depan, tetapi belum ada keputusan resmi,” ujar Ruslin. Ruslin mengungkapkan, meski sempat muncul kekecewaan di awal pengumuman, para jamaah haji Tana Toraja kini telah menerima keputusan tersebut dengan lapang dada. “Sekitar 80 persen jamaah sudah kami sampaikan informasinya melalui grup WhatsApp. Rata-rata mereka memahami kondisi ini sebagai kebijakan nasional, meski tentu ada rasa kecewa,” tuturnya. Berdasarkan data Kementerian Agama Tana Toraja, hingga 3 November 2025, jumlah total pendaftar haji asal Tana Toraja mencapai 817 orang. Dari jumlah itu, 33 jamaah yang akan berangkat tahun 2026 tertunda keberangkatannya. Dengan regulasi baru ini, diperkirakan jamaah asal Tana Toraja baru bisa mendapatkan kuota keberangkatan pada musim haji 2027, bergantung pada kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat terkait distribusi kuota provinsi.(*) Editor: Imam Wahyudi/TRIBUNTORAJA

Ahmad Afandi November 5, 2025 No Comments

Daftar Kuota Haji 2026 di 34 Provinsi Indonesia: Sulsel 9.670

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah resmi menetapkan alokasi kuota haji reguler tahun 2026 untuk 34 provinsi di Indonesia. detikcom+2devpolitikal.com+2 Total kuota nasional yang dialokasikan untuk reguler tercatat sebanyak 203.320 jamaah, sedangkan kuota keseluruhan (termasuk haji khusus) mencapai sekitar 221.000 jamaah. Pancar ID+1Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebutkan bahwa pembagian kuota tiap provinsi didasarkan pada dua pertimbangan utama: (1) proporsi jumlah penduduk muslim antar-provinsi, dan/atau (2) proporsi jumlah daftar tunggu calon jemaah haji antar­provinsi. detikcom+1Masa tunggu keberangkatan jemaah haji juga dicanangkan menjadi hampir sama di semua provinsi, yaitu sekitar 26 tahun, sebagai upaya pemerataan. detikcom Sorotan Provinsi Sulawesi Selatan Untuk Provinsi Sulsel, alokasi kuota reguler tahun 2026 ditetapkan sebesar 9.670 jamaah. detikcomMenurut Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulsel, Ikbal Ismail, jumlah tersebut naik dari kuota sebelumnya yakni 7.272 jamaah, sehingga terjadi peningkatan sebanyak 2.398 jamaah. Herald Sulsel+1Peningkatan kuota itu terutama karena daftar tunggu di Sulsel relatif panjang, yaitu mencapai sekitar 35 tahun, jauh di atas rata-rata nasional 26,4 tahun. detikcom+1Penambahan ini diharapkan memberi kesempatan lebih besar bagi calon jemaah haji dari Sulsel untuk berangkat sesuai prinsip pemerataan yang ditetapkan Kemenhaj. Herald Sulsel Rincian Kuota Haji Reguler 2026 Per Provinsi Berikut adalah beberapa contoh alokasi kuota haji reguler tahun 2026 di Indonesia, dari provinsi kuota terbesar hingga terkecil: Provinsi Kuota Haji Reguler 2026 Jawa Timur 42.409 jamaah detikcom+1 Jawa Tengah 34.122 jamaah detikcom Jawa Barat 29.643 jamaah detikcom Sulawesi Selatan 9.670 jamaah detikcom+1 Banten 9.124 jamaah bagynews.com … … Sulawesi Utara 402 jamaah (terendah) Dataloka.id (Perlu dicatat: tabel ini bukan daftar lengkap; daftar lengkap berisi 34 provinsi dan bisa dilihat pada sumber resmi.) Implikasi & Hal yang Perlu Diantisipasi Beberapa poin penting bagi calon jemaah dan pihak terkait: Pemerataan kuotaSistem baru yang diterapkan Kemenhaj bertujuan agar masa tunggu di seluruh provinsi menjadi lebih setara, sehingga tidak ada provinsi yang “terlupakan”. Kebijakan ini tercermin dengan kenaikan kuota Sulsel yang memiliki daftar tunggu panjang. Perencanaan calon jemaahBagi calon jemaah dari Sulsel: peningkatan kuota berarti peluang untuk keberangkatan lebih besar, namun tetap perlu mempersiapkan administrasi, pembiayaan, dan manasik haji sedini mungkin. Persiapan biaya & administrasiKepala Bidang PHU Sulsel juga menyampaikan bahwa ada kabar baik tentang penurunan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) untuk tahun 2026 dibanding sebelumnya. Herald Sulsel Meski demikian, calon jemaah tetap harus memastikan kesiapan dokumen seperti paspor, vaksinasi, pelunasan, dan program manasik. Masa tungguMeski sistem berusaha menyetarakan masa tunggu, daftar tunggu masih menjadi faktor penting dalam penetapan kuota. Provinsi-provinsi dengan antrean panjang masih memperoleh alokasi tambahan. Calon jemaah Sulsel yang masa tunggunya panjang mendapat manfaat dari kebijakan ini. Kesimpulan Penetapan kuota haji reguler tahun 2026 oleh Kemenhaj menunjukkan langkah nyata dalam upaya pemerataan layanan ibadah haji antar provinsi di Indonesia. Untuk Sulsel, alokasi 9.670 jamaah menandai kenaikan yang cukup signifikan, memberikan harapan lebih besar bagi calon-jemaah. Calon jemaah di Sulsel dan provinsi lainnya disarankan untuk segera mempersiapkan segala persyaratan dan memperhatikan jadwal yang telah ditetapkan agar kesempatan keberangkatan dapat dimanfaatkan dengan baik.

Kami berfokus pada produk Kurma, Perlengkapan Ibadah, Perlengkapan Haji dan Umrah serta kebutuhan Islami lainnya.

Produk Kami

Perlengkapan Ibadah

Parfum Premium

Halal Food

Kontak Kami

0811 462 2225 (Pusat Maros)

Ruko Griya Batas Kota Blk. 5C, Jl. Poros Makassar - Maros, Maros, Sulawesi Selatan, Indonesia 90552

Bin Daud: Pusat Kurma & Oleh Oleh Haji Umrah 2026